Pages

Ads 468x60px

Wednesday, February 22, 2012

Efek Negatif Jejaring Sosial bagi Pelajar

Perkembangan teknologi semakin hari semakin tak terbendung lagi, hal ini membawa manusia pada peradaban yang semakin maju. Sesuai dengan tujuan utama teknologi dalam kehidupan manusia yaitu untuk mempermudah, mempercepat, tepat sasaran sehingga dapat membantu meringankan tugas-tugas manusia. Dengan keadaan teknologi yang semakin maju seperti sekarang ini, kita sangatlah tidak mungkin untuk menghindarinya dan tidak mungkin pula ketika kita mengurung anak di rumah dengan menyediakan berbagai fasilitas dalam mengisi hari-hari mereka. Adalah salah ketika kita kemudian melarang anak-anak untuk tidak berkenalan dengan mahluk bernama "teknologi", karena hal tersebut juga merupakan salah satu kebutuhan anak untuk bergaul dengan dunia luar melalui teknologi.
Hasil perkembangan teknologi dewasa ini yang sedang membius umat manusia didunia adalah internet. Internet menjadi bagian dari gaya hidup sebagian orang dalam menjalankan aktifitasnya sehari-hari dan adapula yang baru sebatas menggunakannya sebagai hiburan. Namun jelas keberadaannya sudah mampu mempengaruhi cara pandang dan gaya hidup manusia sekarang ini. Dulu manusia hanya bisa berinteraksi dengan orang lain dengan cara bertatap muka secara langsung, atau lebih modern-nya lagi menggunakan metode curat-coret diatas kertas yang kemudian hanya bermodal secarik kertas kecil bernama perangko maka surat tersebut sampai kepada yang di tuju. Namun kini dengan benda dan fasilitas-fasilitas hasil perkembangan teknologi yang ukurannya lebih kecil dari lebar buku tulis, manusia sudah bisa berinteraksi dengan orang lain yang lokasinya nan jauh disana atau bahkan di sebuah tempat yang kita sendiri tak mampu mengimajinasikannya.
Jejaring Sosial atau Social Network merupakan bagian internet yang mengalami pertumbuhan sangat pesat dan cepat. Kita mengenal situs-situs penyedia layanan jejaring sosial semacam Facebook, Twitter, dan lain sebagainya. Hanya bermodal internet, sekarang kita bisa mengetahui apa yang sedang dilakukan teman kita di seberang sana, berbagi photo, berbagi informasi, berbagi cerita, reuni, dan berbagai macam hal dengan sahabat-sahabat kita yang entah berada dimana. Bahkan kita pun mampu memperluas jaringan pertemanan serta berbisnis dengan sesama pengguna situs jejaring sosial melalui internet. Dari sinilah pentingnya peranan baik orang tua, lembaga pendidikan, pemerintah dan masyarakat untuk mengawasi generasi penerus dan membekali mereka dalam menghadapi perkembangan teknologi. Sudah menjadi kewajiban untuk memberikan pendidikan tentang bagaimana menyikapi perkembangan teknologi agar mampu digunakan semaksimal mungkin sehingga menemukan hal-hal positif bagi diri mereka sendiri dan masa depan generasi ini.
Teknologi merupakan hal mubah (boleh) yang hukumnya akan menjadi halal jika dipergunakan untuk hal-hal positif dan bermanfaat namun bisa pula menjadi haram ketika teknologi tersebut dipergunakan sebagai media dalam melakukan tindakan yang melanggar aturan Islam. Maka dari itu bagi para orang tua, guru dan para pendidik generasi menjadi sangat urgen dalam memberikan pendidikan terhadap efek negatif internet terutama situs jejaring sosial yang sedang membius jutaan bahkan milyaran umat manusia. Jangan sampai generasi yang akan menjadi generasi penerus khilafah di muka bumi ini justru menjadi generasi yang merugi karena keengganan kita dalam mendidik mereka dan memberikan pemahaman tentang efek negatif jejering sosial sehingga mereka terperosok dan menjadi korban kejahatan dunia maya. Berikut dibawah ini beberapa ulasan singkat tentang efek negatif jejaring sosial terutama situs Facebook dan Twitter bagi anak dan remaja. 

Dibawah ini efek negatif dari penggunaan jejaring sosial bagi siswa, diantaranya:
1. Malas
2. Egois
3. Merusak Tata Bahasa
4. Makanan Predator

0 comments:

Post a Comment

 
Different Types Of Peace Symbol

Search This Blog